Tampilkan postingan dengan label news. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label news. Tampilkan semua postingan

Rabu, 24 Juni 2009

THE NAVIGATIONAL SYSTEM OF THE BUTTERFLY


THE NAVIGATIONAL SYSTEM OF THE BUTTERFLY

Using a brain that is about the size of the tip of a ballpoint pen, the monarch butterfly migrates as far as 1,800 miles from Canada to a small patch of forest in Mexico. How does the insect find its way?
Consider: Monarch butterflies have a solar compass that is fixed to the position of the sun. but there is more. These insects also use a remarkably accurate circadian clock-a biological function based on the 24-hour day-to make corrections for the sun’s movement. Dr. Steven Reppert, a neurobiologist, says that monarch butterflies “have an entirely different way of building a circadian clock than the other insects and animals studied so far.”
Learning more about the secrets of the monarchs’ inner timepiece might give scientists further insight into the circadian clocks of humans and animals. It could also lead to new therapies for neurological afflictions. “I want to understand how the brain incorporates information about time and space,” says Reppert, “and the monarch is a spectacular example.”
What do you think? Is the complex navigational system of the monarch butterfly the product of chance? Or is it evidence of an intelligent Designer?

The Best Place for Astronomy

The Best Place for Astronomy
An international team has set up a fully robotic astronomical observatory at Dome Argus, which at 13,400 feet above sea level is the highest point on the East Antarctic plateau. Just 700 miles form the South Pole, the site is very cold and at times exceptionally dark. It has very dry, calm air as well as nights that are four months long. Dome Argus is said to be the best place on earth for astronomical observations. With a telescope here, says Lifan Wang, director of the Chinese Center for Antarctic Astronomy, “it is possible to achieve near-space-quality images at a much lower cost than launching a telescope into space.”
KITE HELPS TO PULL SHIP
In these times of rising fuel costs and growing environmental concerns, shipowners are searching for ways to reduce fuel consumption and emissions. And they are using an old ally – the wind. One idea that has already been tested is that of using a kite to assist with pulling a ship, reports the newspaper Franfurter Allgemeine Zeitung. The kite, 1,000 feet in the air, harness the wind, allowing the captain to throttle back the ship’s engine. A 1,722-square-foot kite recently helped to power a cargo vessel across the Atlantic.

Selasa, 16 Juni 2009

reaksi burung terhadap kebisingan

Reaksi Burung terhadap Kebisingan
Sejumlah burung berupaya keras agar kicauan mereka terdengar di tengah-tengah keramaian kota. Jika kebisingan kota bisa jadi menyusahkan manusia, hal itu merupakan soal “hidup dan mati” bagi burung, kata majalah New Scientist, karena si jantan bernyanyi untuk “menarik perhatian pasangannya dan menandai wilayahnya”. Karena kebisingan kota lebih keras pada frekuensi rendah, burung-burung tertentu membuat kicauan mereka terdengar dengan bernyanyi pada malam hari atau meningkatkan volume atau meninggikan nada. Penyesuaian ini tidak hanya dilakukan oleh burung-burung yang itnggal di kota, kata majalah itu. Burung-burung yang tinggal dekat “air terjun dan aliran deras sungai juga bernyanyi dengan frekuensi tinggi”.

moon sighting goes high tech

Moon Sighting Goes High-Tech
For hundreds of years, Muslims have scanned the skies for the first silver of the new moon that ends the month of Ramadan and begins the Feast of Fast Breaking. Traditionally, in some areas that sighting had to be made with the naked eye, after which a religious leader would make an announcement to the faithful. Within the past few years, however, some clerics have sanctioned high-tech methods. Iranian astronomers, accompanied by clerics who verify their sightings, now use high-definiton telescopes, night-vision equipment, and even planes loaded with sensitive observation equipment. An early sighting means an early start to the holiday.

social skills in infants?

Social Skills in Infants?
Babies as young as six months develop “social judging skills before they [can] talk,” say researchers at Yale University, U.S.A. Babies aged six months to ten months watched a large-eyed toy try to climb hills, while other toys either helped it or pushed it backward. The children were the “presented with the toys to see which they would play with,” explains the Houston Chronicle. “Nearly every baby picked the helpful toy over the bad one.” So to some extent, “even infants can tell the difference between naughty and nice playmates, and know which to choose,” says the newspaper.

Jumat, 12 Juni 2009

campuran

Kaum Muda dan Penggunaan Komputer
Menurut laporan Departemen Pendidikan AS, di negeri itu “sekitar 90% anak berusia 5 hingga 17 tahun menggunakan Internet – kedua persentase ini lebih tinggi disbanding di kalangan dewasa”, jelas The Wall Street Journal. Komputer digunakan sejak usia dini. “Sekitar tiga perempat anak sudah menggunakan komputer sejak usia lima tahun dan kebanyakan anak menggunakan pada usia sembilan tahun,” kata laporan itu. Sementara lebih dari setengah anak muda menggunakan Internet untuk berkomunikasi dengan teman-temannya atau untuk bermain, “hampir 75% anak menggunakan Internet untuk mengerjakan tugas sekolah”, kata Journal. “ Anak perempuan tadinya lebih jarang menggunakan komputer dan Internet, tetapi sekarang sudah sama seringnya dengan anak laki-laki.”

Makanan untuk Kulit
Makanan semakin populer untuk bahan kosmetik dan perawatan kesehatan. Selain cokelat, bahan dasar seperti minyak zaitun digunakan. Surat kabar Jerman, Frankfurter Allgemeine Sonntagzeitung, melaporkan bahwa “berendam dengan busa kakao untuk mengendurkan otot-otot sambil diterangi cahaya lilin, dilanjutkan dengan pemijatan menggunakan minyak dari minuman kakao panas, lalu melulur seluruh tubuh Anda dengan saus cokelat”, diyakini beberapa orang turut mencegah penuaan kulit. Benarkah itu? “Kendati menurut teori sari kakao dalam bentuk krim mungkin bisa memperlambat penuaan, bukti ilmiahnya belum ada,” kata Profesor Volker Steinkraus dari Institut Dermatologi di Hamburg.

Menu Sehat ala Yunani
“Para ilmuwan di Fakultas Kedokteran Harvard dan Universitas Athena mengamati kebiasaan makan 22.043 orang Yunani selama hampir empat tahun dan mendapati bahwa menu Mediterania mengurangi risiko kematian akibat penyakit kanker dan jantung hingga 25% atau lebih,” lapor Readers Digest. “Orang Yunani banyak mengonsumsi kacang-kacangan, buah-buahan, sayur-sayuran, polong-polongan, sereal dan minyak zaitun, aneka hidangan ikan, sedikit daging.” Manfaat menu Mediterania tradisional bagi kesehatan sudah diakui.

Keanekaragaman yang Mencengangkan di Samudra
“Kini setiap pecan para biolog kelautan internasional menemukan lebih dari 30 spesies baru,” kata surat kabar Jerman Leipziger Volkszeitung. Pernyataan ini diumumkan sebagai bagian dari laporan kemajuan awal pada Sensus Kehidupan Laut, suatu proyek sepuluh tahun yang dimulai pada tahun 2000, yang melibatkan kira-kira 300 ilmuwan dari 53 negara. Para peneliti yakin bahwa “kemungkinan besar ada lebih dari dua juta spesies flora dan fauna di samudra”, kata surat kabar itu. “Lebih dari 95% spesies fauna di samudra masih belum diketahui.”

merawat kulit wajah agar terasa segar




PRIA pun perlu merawat kulit wajah sesuai kondisi dan jenis kulit, agar keriput tak cepat datang. Negin Niknejad, terapis perawatan kulit di New York, AS, mengatakan perawatan bisa dilakukan hanya dengan meluangkan beberapa menit di pagi hari. “Pijat kulit wajah denagn pembersih atau facial scrub, kulit menjadi lebih lembut dan bersih. Terasa sekali perbedaannya.” Ujar Niknejad.
Jangan terlalu kasar saat melakukannya. Pijat wajah dengan jari tengah atau jari telunjuk. Berikut empat cara agar wajah terasa lebih segar :

1) Perbanyak minum air
Jangan remehkan air putih. Minum sekitar tujuh hingga delapan gelas setiap hari membantu Anda tampak awet muda. Air membawa nutrisi bagi sel sekaligus mengeluarkan racun dari tubuh.

2) Pijat kulit di area mata dan dahi
Tekan memutar sekitar mata dan dahi Anda dengan ibu jari dan jari telunjuk menjepit kulit Anda perlahan-lahan. Ini dapat menyegarkan kulit dan memperbaiki jaringan.

3) Lindungi kulit Anda
Pakai serum antioksidan lalu diikuti pelembab tabir surya di pagi hari. Tindakan ini menangkis kerusakan kulit akibat sinar matahari, radikal bebas dan berbagai polutan yang harus kita hadapi setiap hari.

4) Gosok wajah dengan benar
Pakai facial scrub yang lembut dua kali seminggu untuk mengelupas sel kulit mati dan mengurangi minyak berlebihan. Sel kulit mati dan minyak yang berlebih dapat menyumbat pori-pori hingga muncul komedo. Scrubbing sebaiknya tidak lebih dari dua kali seminggu agar kulit tidak kehilangan minyak alami. Ini yang mempercepat keriput atau memicu minyak berlebihan.

Source : Surya Newspaper